Beberapa Pertimbangan Ini Penting Untuk Memilih Rumah di Perumahan Depok

Perubahan status Depok pada tahun 1999 menjadi kota administratif menjadikan kota ini semakin berkembang pesat. Contoh sederhananya adalah singkatan yang awalnya Jabotabek kemudian berkembang menjadi Jabodetabek.

Memilih Rumah di Perumahan Depok

Kelebihan tinggal di Depok ialah banyaknya kampus, termasuk Universitas Indonesia, memudahkan Anda dalam akses pendidikan. Selain itu, udaranya juga masih segar, bebas banjir, sarana transportasi cukup lengkap, banyaknya pusat perbelanjaan.

Namun ada juga kelemahannya, yaitu kemacetan jalan raya, jalan yang sempit dan rusak, dan akses jalan tol yang masih jauh.

Nah, bagi Anda yang berniat untuk membeli rumah di perumahan Depok, Anda harus melakukan tips-tips berikut ini :

1. Lakukan survey secara mendetail tentang perumahan yang akan Anda beli. Sebaiknya survey dilakukan dengan datang langsung ke lokasi perumahan yang akan Anda beli.

2. Pemilihan rumah bisa dengan beberapa parameter, seperti kedekatan dengan fasilitas umum (transportasi umum, sekolah, rumah sakit, taman, dsb), arah hadap rumah, ketersediaan posisi hook yang memiliki kelebihan tanah.

3. Datangi marketing perumahan dan mintalah informasi mengenai rumah yang akan Anda beli dengan lebih detail. Minta pihak marketing perumahan untuk mengantar Anda langsung ke lokasi yang Anda pilih. Interview dengan tetangga sekitar atau satpam juga diperlukan.

4. Status rumah ada dua yaitu rumah siap huni dan indent. Untuk rumah yang statusnya siap huni, biasanya Anda bisa langsung melihat rumah yang ingin Anda beli.

Tapi perumahan lebih sering menawarkan model indent, yaitu Anda hanya bisa memilih lokasi rumah dari gambar dan membutuhkan waktu 8-24 bulan untuk proses pembangunan rumah tersebut.

5. Harga rumah harus Anda teliti apakah sudah termasuk PPN 10%, biaya AJB (Akta Jual Beli) dan biaya SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Harga rumah (tanah dan bangunan) biasanya ditambah lagi dengan BPHTB.

6. Untuk pembayarannya bisa dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank, Anda harus perhatikan tahap pembayaran mulai dari uang muka sampai akad kredit. Jangan sampai Anda keliru atau kurang dalam menyiapkan uang.

Uang muka biasanya sejumlah 20% ata 30% dari harga rumah keseluruhan. Nah untuk cicilan tiap bulannya tergantung perumahan itu menawarkan berapa besaran uang yang harus Anda bayar. Itu pun merupakan keputusan kedua belah pihak, yaitu Anda sebagai calon pembeli dan pengelola perumahan atau bagian marketing.

Semakin tinggi uang muka (DP) yang Anda bayarkan, maka semakin ringan beban angsuran tiap bulannya.

Jika KPR lancar, biasanya sekitar 10-30 hari setelah DP, maka Anda sudah bisa akad kredit. Nah, di bulan berikutnya Anda sudah mulai membayar angsuran bulanan perumahan.

Pada saat akad kredit, biasanya pihak bank dan notaris akan menawarkan pengajuan peningkatan hak dari HGB (Hak Guna Bangunan) menjadi HM (Hak Milik). Pengurusan SHM (Sertifikat Hak Milik) biasanya memerlukan biaya kurang lebih 5juta, dan bisa diajukan di awal kredit.

Untuk rumah yang siap huni, biasanya memerlukan waktu 1-2 bukan untuk pengecatan ulang, PDAM, listrik, dan jaringan telepon, baru rumah tersebut benar-benar siap untuk dihuni atau ditempati.

Ada beberapa dokumen lain yang harus Anda tanda tangani selain PPJBTB adalah dokumen “tata tertib lingkungan perumahan”. Dokumen tersebut berisi kewajiban dan beberapa peraturan yang harus Anda lakukan setelah Anda menghuni perumahan Depok tersebut.

7. Anda akan mendapatkan waktu garansi kerusakan rumah atau biasa disebut masa pemeliharaan dari pihak pengelola perumahan Depok tersebut. waktu garansi tersebut yaitu 3-6 bulan setelah proses serah terima rumah.

Masa pemeliharaan itu bisa digunakan untuk complain mengenai atap rumah yang bocor, dinding retak, keramik pecah, kaca pecah, saluran air bermasalah, atau kerusakan lainnya.

8. Sebaiknya dalam masa pemeliharaan, jangan melakukan renovasi rumah secara signifikan dulu, karena hal tersebut akan menghilangkan masa 3-6 bulan garansi kerusakan. Masalah tersebut biasanya tertulis jelas di PPJBTB.

9. Tambahkan pula interior rumah, seperti memasang teralis pada jendela dan pintu demi keamanan rumah, bak penampungan air dan toren untuk jaga-jaga apabila air PDAM tidak lancar.

Usahakan Anda mengurus segala keperluan lain yang berhubungan dengan desain rumah dan seisinya, juga halaman depan rumah Anda sebelum ditempati, karena setekah rumah ditempati proses pemeliharaan seperti itu akan relative lebih repot.

Perlu Anda ingat lagi bahwa Depok adalah kota yang ramai dan kemacetan lalu lintas terjadi dimana-mana, maka hal yang paling penting sebagai pertimbangan membeli rumah di perumahan Depok ialah lokasinya yang strategis.

Dengan lokasi yang strategis maka Anda tidak memerlukan banyak waktu untuk bermacet-macetan di jalan raya. Misalnya dengan lokasi kantor dekat dengan rumah, maka Anda bisa berangkat ke kantor menggunakan sepeda motor, atau mungkin jalan kaki karena lokasinya tidak jauh dari rumah.

Lokasi yang dekat sekolah buah hati Anda juga akan memudahkan Anda serta keluarga dalam mengurus anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *